Memulai perjalanan sebagai kreator bisa terasa membingungkan, terutama saat kamu belum menemukan gaya dan topik yang cocok. Tantangan terbesar biasanya adalah menentukan fokus konten sejak awal. Padahal, konsistensi topik sangat penting untuk membentuk identitas yang kuat, supaya penonton langsung paham kamu itu kreator seperti apa dan apa yang bisa mereka harapkan dari setiap video yang kamu buat.
Selain fokus pada topik, konsistensi tayangan juga wajib dijaga. Bukan berarti harus upload setiap hari tanpa berhenti, tapi lebih ke ritme yang teratur dan bisa diprediksi. Hal ini bikin penonton lebih mudah ingat, dan algoritma pun lebih stabil mendorong kontenmu. Interaksi aktif seperti bales komentar, ikut tren, atau ngobrol lewat story bisa membantu hubunganmu dengan follower makin dekat dan positif.
Berdasarkan tren view dan engagement di Instagram Reels serta TikTok sepanjang 2025 dari beberapa sumber analitik global, ada lima ide konten yang terbukti stabil performanya dan cocok banget untuk kreator pemula. Berikut daftar lengkapnya, plus keunggulan dan tantangannya masing-masing.

1. Edukasi Mini (Micro Learning)
Konten edukasi singkat punya performa tinggi karena orang suka belajar cepat tanpa ribet. Kamu bisa berbagi tips, trik, atau penjelasan sederhana lewat video 15–30 detik. Keunggulannya: mudah dibuat, informatif, dan disukai algoritma. Tantangannya: kamu harus bisa menyampaikan inti informasi dengan cepat dan jelas supaya penonton nggak geser kontenmu.
Contoh akun:
- @bicarakopi (IG & TikTok) – edukasi pendek tentang kopi yang gampang dipahami.
- @belajaringgris.id – contoh konten edukasi bahasa Inggris yang to the point.
2. Storytelling Pengalaman Pribadi
Konten semacam ini selalu punya nilai emosional kuat. Kamu bisa cerita pengalaman lucu, momen memalukan, pelajaran hidup kecil, atau perjalanan kariermu. Keunggulannya: gampang bikin penonton relate. Tantangannya: kamu harus berani tampil lebih personal dan terbuka, supaya cerita terasa natural, bukan dibuat-buat.
Contoh akun:
- @agengcarlitos – sering pakai storytelling santai dengan sudut pandang unik (bahasa Inggris logat african-american).
- @kyra_gracella – konten keseharian dengan nuansa personal yang engaging.
3. Behind the Scenes (BTS) Kegiatan Sehari-hari
BTS masih menjadi salah satu jenis konten dengan engagement tinggi di TikTok 2025 karena orang suka lihat proses dibanding hasil akhir. Kamu bisa bahas proses bikin karya, rutinitas harian, atau suasana di balik persiapan kontenmu. Keunggulannya: natural dan nggak butuh alat profesional. Tantangannya: kamu harus pintar ngemas aktivitas sederhana biar tetap menarik.
Contoh akun:
- @film_queen – sering bagikan BTS proses kreatif dan rutinitas kerja industri film.
- @sctv_ – konten BTS editing, recording, hingga waktu kerja di studio.
4. Review Singkat & Rekomendasi
Orang suka konten rekomendasi cepat seperti review makanan, buku, film, atau produk tertentu. Data 2025 menunjukkan konten “short review” punya completion rate yang tinggi karena mudah dipahami. Keunggulannya: bisa bantu banyak orang. Tantangannya: kamu perlu jujur dan konsisten agar penonton percaya.
Contoh akun:
- @gadgetin – banyak contoh review pendek gadget atau teknologi.
- @kydyuzhi – rekomendasi makanan dan barang-barang random dengan gaya yang cepat dan informatif.
5. Tren Viral dengan Twist Pribadi
Ikut tren itu penting, tapi memberi sentuhan personal jauh lebih penting. Kamu bisa ikut challenge, pakai audio yang lagi naik, atau bikin versi unik dari tren viral. Keunggulannya: peluang FYP atau masuk Explore besar. Tantangannya: tren berubah cepat, jadi kamu harus lebih peka dan cek update harian.
Contoh akun: (ada banyak, termasuk yang baru-baru viral hari ini 🙂
Kamu bisa pilih salah satu ide konten di atas sebagai fokus awal, lalu kembangkan pelan-pelan sampai menemukan ciri khasmu sendiri. Jangan campur terlalu banyak topik karena profilmu bisa terlihat membingungkan dan susah dibaca algoritma. Konsistensi, ritme upload, dan interaksi aktif tetap jadi fondasi utama dalam cara jadi konten kreator yang stabil dan bertahan lama.
Pada akhirnya, semua kreator punya perjalanan masing-masing. Selama kamu terus belajar, adaptif, dan mau mencoba hal baru, kamu pasti bisa menemukan gaya serta ritme yang cocok. Terus eksplorasi, jaga semangat, dan biarkan proses jadi bagian terbaik dari perjalananmu.
Baca juga: Cara Branding Produk atau Jasa dengan Instagram dan TikTok


