
Gambar dalam artikel membantu pembaca memahami isi dengan cepat. Ilustrasi yang tepat meningkatkan keterbacaan dan menciptakan kesan pertama yang baik. Visual juga membuat pembaca bertahan lebih lama, sehingga artikel lebih kuat di mata mesin pencari.
Pentingnya Gambar dalam SEO Artikel
Gambar membantu Google membaca konteks halaman melalui alt text, nama file, dan metadata. Semakin rapi struktur gambarnya, semakin mudah Google mengenali topik artikel. Hal ini berpengaruh pada peringkat dan peluang tampil di halaman pertama.
Google juga menilai kualitas gambar berdasarkan format, ukuran file, dan kecepatan loading. Gambar yang tidak terlalu besar membuat halaman lebih ringan. Setiap artikel yang baik memasang gambar teroptimasi agar lebih mudah diindeks dan ditemukan calon pembaca atau pembeli.
Jenis, Ukuran, dan Format Gambar untuk SEO
Setiap format gambar punya fungsi berbeda sesuai kebutuhan konten. Ukuran file juga wajib diperhatikan. Untuk menjaga kecepatan halaman, ukuran ideal gambar adalah 50 KB–150 KB, dan maksimal 200 KB agar tidak perlu kompres tambahan.
Perbandingan Format Gambar untuk SEO
| Format | Kelebihan | Kekurangan | Ukuran Ideal | Cocok Untuk |
|---|---|---|---|---|
| WebP | Kualitas tinggi, ukuran kecil | Belum didukung sistem lama | 30–120 KB | Artikel dan blog |
| JPEG/JPG | Ringan, mudah dikompres | Kualitas turun saat kompres | 50–150 KB | Foto dan gambar penuh warna |
| PNG | Detail tajam, transparansi | Ukuran besar | 80–200 KB | Logo dan elemen UI |
| SVG | Sangat ringan, scalable | Tidak cocok foto | <50 KB | Ikon dan ilustrasi |
Dari tabel perbandingan di atas, dapat disimpulkan format paling menguntungkan untuk SEO adalah WebP. WebP adalah singkatan dari Web Picture, yaitu format modern yang dikembangkan Google untuk kompresi gambar yang lebih efisien. Dengan semua indikator di atas, format gambar WebP menawarkan kualitas tinggi dengan ukuran kecil sehingga halaman memuat lebih cepat.
Tips Mengoptimasi Gambar untuk SEO
Gunakan nama file yang jelas dan relevan agar Google memahami konteks gambar. Hindari kode acak seperti “IMG_0103.jpg”. Sertakan alt text yang menggambarkan isi visual secara singkat dan tepat. Pengaturan alt text biasanya muncul setelah mengunggah gambar ke dalam konten atau ke platform dengan acuan pengisian standar.
Agar mendapatkan kecepatan loadnig yang baik, setiap gambar perlu dicek kondsinya sebelum diunggah. Yang utama, pastikan gambar dikompres sebelum diunggah jika ukurannya melebihi 200 KB. Gunakan resolusi sesuai kebutuhan konten, misalnya 1200 px untuk banner dan 800 px untuk ilustrasi artikel. Resolusi umum yang dipakai adalah 720px x 480px. Selain itu, jangan lupa mengaktifkan sitemap gambar untuk mempercepat indeks Google.
Kesimpulan
Gambar yang teroptimasi membantu artikel tampil lebih cepat dan lebih mudah masuk peringkat tinggi. Pilih format WebP, gunakan ukuran maksimal 200 KB, dan isi metadata dengan rapi. Dengan optimasi rutin, konten Anda akan semakin kuat dan lebih sering muncul di SERP.
Cari tahu bagaimana kami mengoptimalkan kecepatan loading setiap artikel di sini, dan membantu Anda mengoptimalkan kecepatan website Anda. Cek di LAYANAN.

